Mina padi adalah salah satu tipe budidaya ikan di sawah dimana ikan dan padi ditanam secara bersama-sama. Untuk usaha ini tidak diperlukan kekhususan konstruksi sawah, hanya saja perlu dibuatkan kemalir (caren), yaitu semacam parit disekeliling dalam petakan sawah dengan diagonal atau menyilang pada petakan sawah. Kemalir ini berfungsi sebagai tempat berlindung ikan dan untuk memudahkan dalam pemanenan ikan. Budidaya Minapadi adalah budidaya terpadu yang meningkatkan produktivitas lahan sawah yang menghasilkan padi dan juga ikan. Banyak keuntungan yang didapat menggunakan teknik budidaya minapadi ini, antara lain yaitu:
1. Lahan sawah menjadi subur dengan adanya kotoran ikan yang mengandung berbagai unsur hara
2. Mengurangi penggunaan pupuk.
3. Ikan dapat juga membatasi tumbuhnya tanaman lain yang bersifat kompetitor dengan padi dalam pemanfaatan unsur hara
4. Mengurangi biaya penyiangan tanaman liar
5. Meningkat produktivitas padi sebesar 10%
6. Dalam kajian ilmiah yang dilakukan oleh Balai Riset Perikanan Budidaya Air Tawar Bogor menunjukan bahwa penerapan budidaya minapadi dapat meningkatkan pendapatan sebesar 20%
Budidaya minapadi juga merupakan solusi terbaik dalam menghadapi perubahan iklim yang ekstrim seperti saat ini. Teknik budidaya minapadi terdiri dari dua pola yang bisa dilakukan sekaligus dalam satu musim tanam, yaitu pola penyelang dan Pola tumpang sari. Metode penyelang pemeliharaan ikan di sawah menjelang penanaman padi, sambil menunggu hasil semaian padi untuk dapat ditanam. Pola tanam tumpang sari adalah pemeliharaan ikan/udang bersama padi pada satu hamparan sawah.
Jika dillihat berdasarkan data tahun 2009, produksi total budidaya minapadi terbesar adalah provinsi jawa barat sebesar 31.784 ton, provinsi jawa timur sebesar 11.879 dan Sumatera Selatan sebesar 10.660 ton. Budidaya minapadi sangat berkembang di pulau jawa dan sumatera namun pulau sulawesi mulai menunjukkan geliat perkembangan budidaya minapadi ini.
Teknik budidaya minapadi ini sebenarnya tidak sulit. Yang perlu diperhatikan dalam pembudidayaan ikan dengan teknik budidaya minapadi ini adalah jenis padi dari varietas unggul dan jenis ikan yang mempunyai daya serap dan nilai ekonomis tinggi. Pemilihan jenis ikan juga perlu memperhatikan ketersedian air, benih, pakan dan pangsa pasar dari ikan yang dipelihara.
Potensi pengembangan budidaya minapadi masih sangat luas. Data potensi yang dirilis oleh direktorat jenderal perikanan budidaya, secara nasional pemanfaatan lahan untuk budidaya minapadi hanya sebesar 127.944 hektare dari luas lahan potensial sebesar 1.538.379 hektare. Jadi tingkat pemanfaatan lahan untuk budidaya sawah baru sekitar 8,3 persen. Oleh karenanya, kementerian kelautan dan perikanan melalui ditjen perikanan budidaya kembali menggalakkan program budidaya minapadi untuk menunjang target produksi perikanan budidaya pada tahun 2014.
Penyuluhan budidaya minapadi dan analisis pemasaran
08.40 |
Label:
KKN UNHAS GEL. 80
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






0 komentar:
Posting Komentar